Mengapa harus i tech nano propolis?
I tech nano propolis memiliki beberapa keunggulan yang tidak ada di pasaran.Yaitu dari segi:- 1. Warnanya yang cerah dan jernih
- 2. Asal usul bahan baku propolis terbaik dunia
- 3. Kandungan Flavonoid
- 4. Metode Ekstraksi Non Alkohol
- 5. Perijinan dan Lisensi yang jelas
Apa itu propolis?
Propolis dihasilkan oleh lebah madu.Terdiri dari campuran dari Wax dan Resin.Lebah mengumpulkan propolis dari bermacam macam bagian tanaman seperti kulit pohon,pucuk dan kuncup bunga. Lebah memanfaatkan propolis untuk:- 1. Kontruksi Sarang
- 2. Sistem Kekebalan
- 1. 37 jenis bioflavonoid dan asam amino
- 2. Mineral dan Elemen elemen:6 elemen penting dan lebih dari 30 jenis elemen lainnya.
- 3. Enzim
- Amilasas,
- Catepsinas,
- Lipases,
- Tripsina
Rahasia dari Propolis: Flavonoid
Flavonoid adalah sejenis senyawa kimia yang banyak ditemukan dalam buah buahan,sayuran dan biji bijian.Ditemukan oleh “Father of Vitamins”-Dr. Albert Szent-Gyorgyi di Hungaria pada tahun 1935.Merujuk kepada berbagai riset medis,Flavonoid memiliki sifat sifat sebagai berikut:
- 1. Anti Virus
- 2. Anti Bakteri
- 3. Anti Oksidan
- 4. Anti Inflamasi
- 5. Anti Kanker
- 6. Anti Inflamasi
- 7. Menguatkan Kekebalan tubuh
Propolis sebagai antivirus
Selain memperkuat sel-sel kekebalan tubuh,ternyata Propolis itu sendiri adalah senyawa antivirus yang ampuh. Studi dan eksperimen telah menunjukkan bahwa Propolis mengandung Chrysine dan Kaempherol, yang efektif dalam menekan berbagai virus. Dalam satu studi baru-baru ini, disimpulkan bahwa Propolis memang inhibitor (zat yg mencegah pertumbuhan) virus HIV-1. Bioflavonoid dalam Propolis mampu memproduksi dan bertransformasi menjadi pelindung protein yang menekan pertumbuhan virus. Propolis mengandung Arteppellin C, yang mempunyai sifat antivirus yang kuat.Propolis sebagai Antioksidan
Propolis sebagai antioksidan karena mengandung banyak antioksidan flavonoid,diantaranya:- 1. Catechin: Potensi scavenger(pemakan/penyapu) radikal bebas.
- 2. OPC: Ditemukan di tanaman dedaunan berfungsi untuk mencegah oksidasi dari radiasi UV.
- 3. CAPE: Mengurangi aktifitas TPA
- 4. SOD: scavenger radikal bebas dalam tubuh manusia, Propolis dapat meningkatkan produksi SODs dalam tubuh
Propolis sebagai anti kanker
Dr Wang dari National Chung-Shan Medical University di Taiwan telah melakukan riset terhadap Propolis Brasil dan telah melakukan berbagai penelitian terhadap tumbuh-tumbuhan Anti-kanker. Melalui penelitian itu ia telah menyimpulkan bahwa Propolis sangat efektif dalam menekan Aktifitas TPA (COX-2) /cyclooxigenase, sehingga dapat mencegah kemungkinan dari infeksi kanker mulut. Ahli Farmasi Wang dari National Cheng-Kung University of Taiwan juga telah melakukan percobaan terhadap hewan dengan Propolis Brasil, dan telah menyimpulkan bahwa Propolis sangat efektif dalam menekan pertumbuhan sel Kanker paru-paruDosis Yang Di Anjurkan
Untuk lebih memaksimalkan hasil yang dapat dirasakan oleh tubuh berikut merupakan pemberian dosis yang dianjurkan baik yang menderita penyakit ataupun tidak. Jika masih dalam perawatan propolis dapat dikonsumsi secara aman dengan aturan sebagai berikut:A. Untuk Menjaga kesehatan tubuh, dosis yang dianjurkan sebagai berikut:
- 1. Propolis aman dapat dikonsumsi sesudah atau sebelum makan.
- 2. 3 sampai dengan 5 tetes propolis dengan air setengah gelas sedang, aduk menggunakan sendok melamin, plastik atau stainless steel (BUKAN sendok biasa yang tipis dan lebih mengandung banyak kandungan seng. Biasanya sendok jenis ini mudah sekali dibengkokkan. Hal tersebut dihindari untuk menjaga khasiat murni dari I-Tech nano Propolis). Lebih bagus lagi dimasukkan kedalam botol air minum dan dikocok untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
- 3. Propolis aman dikonsumsi 2 sampai dengan 3 kali dalam sehari.
- 1. Propolis dapat dikonsumsi sesudah atau sebelum makan.
- 2. 5 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air setengah gelas sedang, aduk menggunakan sendok melamin, plastik atau stainless steel (BUKAN sendok biasa yang tipis dan lebih mengandung banyak kandungan seng. Biasanya sendok jenis ini mudah sekali dibengkokkan. Hal tersebut dihindari untuk menjaga khasiat murni dari I-Tech nano Propolis). Lebih bagus lagi dimasukkan kedalam botol air minum dan dikocok untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
- 3. Satu jam setelah mengkonsumsi propolis, minum obat yang diberikan oleh dokter. (JIKA anda masih dalam perawatan dokter atau mengkonsumsi obat-obatan).
- 4. I-Tech Nano Propolis dikonsumsi 3 kali dalam sehari.
- 1. Propolis dapat dikonsumsi sesudah atau sebelum makan.
- 2. 10 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air setengah gelas sedang, aduk menggunakan sendok melamin, plastik atau stainless steel (BUKAN sendok biasa yang tipis dan lebih mengandung banyak kandungan seng. Biasanya sendok jenis ini mudah sekali dibengkokkan. Hal tersebut dihindari untuk menjaga khasiat murni dari I-Tech nano Propolis). Lebih bagus lagi dimasukkan kedalam botol air minum dan dikocok untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
- 3. Satu jam setelah mengkonsumsi propolis, minum obat yang diberikan oleh dokter. (JIKA anda masih dalam perawatan dokter atau mengkonsumsi obat-obatan).
- 4. I-Tech Nano Propolis dikonsumsi 3 kali dalam sehari.
- 1. UNTUK BALITA dan ANAK sampai dengan Usia 12 tahun: 1 sampai dengan 2 tetes propolis langsung kedalam mulut tanpa dicampur dengan air.
- 2. Jika BALITA tersebut sedang terserang FLU, DIARE, DEMAN , BATUK atau jenis penyakit yang rentan menyerang BALITA dan anak-anak. Campur 5 tetes I-Tech Nano Propolis dengan air 1 gelas ukuran sedang, masukkan kedalam botol dan kocok. Diminum setiap 30 menit sekali sampai habis.
- 3. JIKA BALITA atau ANAK tersebut sedang mengkonsumsi obat dokter beri jarak 1 jam setelah pemberian obat dokter atau sebaliknya.
- 4. I-Tech Nano Propolis dikonsumsi 3 kali dalam sehari.
- 5. Aman dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
Perbedaan Propolis Murni Dengan Propolis Yang Masih Tercampur Beewax
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, warna propolis murni sangat bervariasi, tergantung dari jenis bunga atau tanaman yang dimakan oleh para lebah madu. Warna propolis murni yang telah disterilisasikan (murni) cenderung berwarna coklat tua keemasan, hijau, hitam, merah dan putih susu (broken white).Bagaimana dengan propolis yang MASIH mengandung beewax? Warnanya hampir sama seperti putih susu, tetapi jika kita menggunakan wadah yang sama secara berkala, propolis yang masih mengandung beewax akan menimbulkan noda kekuning-kuningan sama halnya seperti noda yang tertinggal pada wadah yang digunakan untuk mengkonsumsi teh lokal. Sementara propolis murni tidak akan meninggalkan noda sama sekali pada wadah yang digunakan secara berturut-turut tersebut.
Beewax atau lilin lebah merupakan enzim yang dikeluarkan oleh lebah betina, ketika lebah menanaman madu, mereka akan memotong dan membuat lapisan wax yang menutup wadah penempatan madu. Sebelum madu disimpan ditempatnya, lebah melapisi tempat tersebut dengan propolis dan beewax, kedua enzim tersebut berfungsi sebagai pelindung dan perekat sarang. Warna beewax bervariasi tergantung jenis bunga yang dimakan oleh para lebah. Ada yang berwarna putih susu, kuning bening bahkan coklat kehitaman (brownish).
Perbandingan antara kandungan beewax dengan propolis hanya berbanding tipis. Dalam setiap 7 mililiter propolis terdapat 4 mililiter beewax. Setelah melalui proses sterilisasi, maka pada setiap 7 mililiter propolis hanya menjadi 3 militer propolis murni yang aman dikonsumsi bagi kesehatan tubuh kita.
Hal- hal yang harus diperhatikan dalam mengkonsumsi I-Tech Nano Propolis untuk hasil yang lebih maksimal dan optimal:
- - Jika terjadi reaksi, dimana badan akan terasa nyeri, pedih atau lemas atau batuk semakin menjadi JANGAN berhenti mengkonsumsi. Karena itu sedang memasuki fase penyembuhan (Fase reaksi), Aliran darah kita sama halnya dengan pipa air yang tersumbat. Untuk memperlancar laju air maka penyumbatnya harus disingkirnya terlebih dahulu. I-Tech Nano Propolis akan menghancurkan zat-zat dan sel-sel jahat dalam tubuh kita tanpa menghancurkan sel tau zat yang baik bagi tubuh kita, sehingga aliran darah kita lancar dan tubuh dapat berfungsi secara optimal. I-Tech Nano Propolis akan melindungi tubuh kita menjadi lebih kuat dan me-regenerasi sel-sel yang rusak akibat virus, bakteri dan lainnya setelah melalui fase reaksi atau fase penyembuhan.
- - Fase reaksi atau fase penyembuhan bervariasi, tergantung berat atau tidaknya penyakit yang diderita. Bahkan sebgaian besar tidak merasakan fase penyembuhan dikarenakan kehalusan cara kerja I-Tech Nano Propolis dalam mengobati penyakit dalam tubuh kita.
- - Tingkat kesembuhan bervariasi pada setiap orang, tergantung berat atau ringannya penyakit yang diderita oleh orang tersebut. I-Tech Nano Propolis dapat mengurangi bahkan menghilangkan rasa sakit dalam jangka waktu 4 hari sampai dengan 1 minggu dengan penggunaan secara terus menerus sesuai dengan aturan, sebagian besar pengkonsumsi I-Tech Nano Propolis banyak yang hilang rasa sakit dan nyerinya dalam kurun waktu yang lebih singkat lagi. Bahkan, mengobati penyakit tersebut dalam kurun waktu 3 sampai dengan 6 bulan. Untuk penyembuhan/ penyakit menahun, dibutuhkan kedisiplinan dalam mengkonsumsi I-Tech Nano Propolis selama 1 sampai dengan 2 tahun tanpa berhenti ditengah-tengah.
Panduan AMAN dan TEPAT SASARAN dalam mengkonsumsi I-Tech Nano Propolis oleh para dokter menuju hidup sehat adalah sebagai berikut:
| NO |
JENIS PENYAKIT
|
DOSIS
|
KETERANGAN
|
| 1 | Penyumbatan pembuluh darah, akibat kecelakaan atau terjatuh. Penyakit Kewanitaan. |
|
|
| 2 | Radang Ginjal |
|
|
| 3. | Ambein |
|
|
| 4. | Darah tinggi, Kolesterol, Asam Urat, TBC, Diabetes Melitus, Bronchitis, Migrain, Gangguan Pencernaan, Arthritis, Parkinson, Penyakit yang disebabkan oleh virus dan alergi bawaan. |
|
|
| 5. | Kanker, Tumor, Gangguan jantung, Penyakit Jantung. |
|
|
| 6. | Gangguan pernapasan (atshma accute atau atshma bronchitis) |
|
|
| 7. | Luka bakar atau tersiram air panas, atau luka menganga atau luka yang diakibatkan oleh penyakit diabetes. |
|
|
| 8 | FLU, Batuk, Demam, Radang Tenggorokan, Sakit gigi |
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar